Minggu, 03 Juni 2018

SPEAKER



(PENGERTIAN, FUNGSI, JENIS, KOMPONEN-KOMPONEN DAN CARA KERJA)
Pengertian
Speaker adalah Transduser yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi Frekuensi Audio (sinyal suara) yang dapat didengar oleh telinga manusia dengan cara mengetarkan komponen membran pada Speaker tersebut sehingga terjadilah gelombang suara. perangkat elektronika ini terbuat dari logam dan memiliki membran, kumparan, serta magnet sebagai bagian yang saling melengkapi.
Fungsi
Fungsi speaker secara keseluruhan adalah mengubah gelombang listrik dari perangkat penguat audio menjadi gelombang suara atau getaran. Proses pengubahan gelombang elektromagnet menjadi gelombang bunyi tersebut dapat terjadi karena aliran listrik dari penguat audio dialirkan kedalam kumparan dan terkena pengaruh gaya magnet pada speaker, sesuai dengan kuat lemahnya arus listrik yang diterima, maka getaran yang dihasilkan pada membran akan mengikuti dan jadilah gelombang bunyi yang dapat kita dengarkan.
Jenis
Berdasarkan Frekuensi yang dihasilkan, Speaker dapat dibagi menjadi :

  1. Speaker Tweeter, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Tinggi (sekitar 2kHz – 20kHz)
  2. Speaker Mid-range, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Menengah (sekitar 300Hz – 5kHz)
  3. Speaker Woofer, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi Rendah (sekitar 40Hz – 1kHz)
  4. Speaker Sub-woofer, yaitu speaker yang menghasilkan Frekuensi sangat rendah yaitu sekitar 20Hz – 200Hz.
  5. Speaker Full Range, yaitu speaker yang dapat menghasilkan Frekuensi Rendah hingga Frekuensi Tinggi.

Berdasarkan Fungsi dan bentuknya, Speaker juga dapat dibedakan menjadi :
  1. Speaker Corong
  2. Speaker Hi-fi
  3. Speaker Handphone
  4. Headphone
  5. Earphone
  6. Speaker Televisi
  7. Speaker Sound System (Home Theater)
  8. Speaker Laptop

Komponen-komponen Speaker

 Magnet
Dalam speaker, magnet berfungsi mengubah sumber arus listrik menjadi suara atau biasanya disebut getaran mekanik. untuk kinerjanya, hanya speaker coil yang bergerak dan kembali ke posisi semula secara terus meneru, sedangkan posisi magnet sendiri tidak bergerak (statis). Di sebuah bidang magnet pada speaker terdapat electromagnet dan magnet permanen. Keduanya saling berinteraksi satu dengan lainnya. Dalam hal ini kutub positif electromagnet ditarik kutub negatif magnet permanen. Dan sebaliknya, kutub negatif electromagnet ditolak kutub negatif magnet permanen. sewaktu terjadi pertukaran orientasi dari kutub electromagnet, otomatis terjadi pertukaran gaya tarik menarik.
Spoel / Voice Coil
Sebuah kumparan kawat yang melekat pada puncak kerucut dari pengeras suara yang dapat menciptakan medan magnet yang tidak tetap. Sewaktu speaker bekerja, kumparan ini akan bergerak karena terdapat magnet yang berada ditengah kumparan tadi.
Kertas Konus / Cone
Konus memiliki fungsi meneruskan getaran dari spoel yang dihasilkan oleh magnet, sehingga getaran-getaran tersebut bisa terdengar.

Membran / Spider
Membran memiliki fungsi menjaga konsistensi spoel / kumparan supaya tetap pada posisi di tengah.
Chasis
Chasis atau rangka merupakan dudukan semua komponen speaker termasuk magnet, kertas bicara, spoel dan membran.
Cara Kerja
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Loadspeaker (Pengeras Suara), sebaiknya kita mengetahui bagaimana suara dapat dihasilkan. Yang dimaksud dengan “Suara” sebenarnya adalah Frekuensi yang dapat didengar oleh Telinga Manusia yaitu Frekuensi yang berkisar di antara 20Hz – 20.000Hz. Timbulnya suara dikarenakan adanya fluktuasi tekanan udara yang disebabkan oleh gerakan atau getaran suatu obyek tertentu. Ketika Obyek tersebut bergerak atau bergetar, Obyek tersebut akan mengirimkan Energi Kinetik untuk partikel udara disekitarnya. Hal ini dapat di-anologi-kan seperti terjadinya gelombang pada air. Sedangkan yang dimaksud dengan Frekuensi adalah jumlah getaran yang terjadi dalam kurun waktu satu detik. Frekuensi dipengaruhi oleh kecepatan getaran pada obyek yang menimbulkan suara, semakin cepat getarannya makin tinggi pula frekuensinya.
Dalam rangka menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari Kumparan yang disebut dengan Voice Coil untuk membangkitkan medan magnet dan berinteraksi dengan Magnet Permanen sehingga menggerakan Cone Speaker maju dan mundur. Voice Coil adalah bagian yang bergerak sedangkan Magnet Permanen adalah bagian Speaker yang tetap pada posisinya. Sinyal listrik yang melewati Voice Coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi gerakan “tarik” dan “tolak” dengan Magnet Permanen. Dengan demikian, terjadilah getaran yang maju dan mundur pada Cone Speaker.
Cone adalah komponen utama Speaker yang bergerak. Pada prinsipnya, semakin besarnya Cone semakin besar pula permukaan yang dapat menggerakan udara sehingga suara yang dihasilkan Speaker juga akan semakin besar.
Suspension yang terdapat dalam Speaker berfungsi untuk menarik Cone ke posisi semulanya setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga berfungsi sebagai pemegang Cone dan Voice Coil. Kekakuan (rigidity), komposisi dan desain Suspension sangat mempengaruhi kualitas suara Speaker itu sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Profil

Nama : Anggita Arfina Arfah TTL : Lampoko, 15 agustus 2000 Alamat : BTN Lapadde Mas. Blok A RIWAYAT PENDIDIKAN SD Negeri Lampok...